Unsur-Unsur Musik Tradisional Nusantara Lengkap

Unsur-Unsur Musik Tradisional Nusantara

Unsur-Unsur Musik Tradisional Nusantara


a.  Nada
Nada adalah bunyi yang frekuensinya tetap. Frekuensi adalah jumlah getaran per detik. Makin banyak frekuensi bunyi, makin tinggi nadanya dan sebaliknya. Kuat lemahnya nada ditentukan oleh lebar getaran atau amplitude. Makin lebar amplitudonya, makin keras suaranya demikian pula sebaliknya. Timbre atau warna nada ditentukan oleh instrumen , sumber bunyi, dan cara memainkannya.

b.  Dinamik
Dinamik adalah keras lirihnya lagu menurut ukuran intensitas tertentu. Dinamik menentukan  ekspresi  lagu atau suasana lagu. Tanda dinamik ditulis di atas bagian lagu yang dimaksud. Pengaruhnya hanya berlaku bagi not-not yang berada di dekat tanda tersebut. Intensitas dinamik pada setiap orang penafsirannya tidak selalu sama, namun perbandingan tingkat dinamik tetap ada.

c. Tempo
Tempo adalah cepat lambatnya lagu dinyanyikan. Tempo juga menentukan ekspresi atau suasana lagu. Tanda tempo ditulis pada bagian kiri atas teks lagu  dan awal bagian lagu yang berubah temponya (jika ada).


Alat pengukur tempo lagu dinamakan metronome. Metronom sebenarnya ditemukan oleh Dietrich Nikolaus Winkel dari Belanda pada tahun 1812. Namun musisi Jerman yang bernama Johan Nepomuk Maelzel  mematenkan alat ini pada tahun 1816. Metronom memiliki semacam pendulum terbalik yang bergerak ke kiri ke kanan (lihat gambar di bawah ini!). Tiap ayunan berbunyi “tik” yang menunjukkan ketukan/pulsa. Jumlah pulsa tiap menit mengindikasikan tempo yang dimaksud.

0 Response to "Unsur-Unsur Musik Tradisional Nusantara Lengkap"

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan sopan. Komentar SPAM akan di hapus. Tema berkomentar bebas tapi utamakan berkomentarlah sesuai postingan dan tentang template ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel